Aturan puncak-akhir menyatakan bahwa kita menilai suatu pengalaman terutama dari momen emosinya yang paling kuat dan dari bagaimana pengalaman itu berakhir, bukan dari rata-rata seluruh momennya.
Misalnya, prosedur medis yang menyakitkan bisa dikenang sebagai “lebih tidak buruk” bila bagian akhirnya ditutup dengan rasa tidak nyaman yang ringan, bukannya berhenti di puncak rasa sakit.
Karena itu, cara sebuah pengalaman ditutup sering jauh lebih penting daripada yang kita kira.
Kognitif
Aturan Puncak-Akhir
Pengalaman sering dinilai dari puncak emosi dan akhirnya, bukan dari keseluruhannya